My Little Daemon™

Simple, FreeBSDDecember 14, 2007 5:53 pm

 

Pernahkah Anda mengalami kondisi di bawah ini sewaktu membuka Firefox ?

 

Mungkin Anda akan menutup proses Firefox dengan perintah kill atau melakukan reboot, seperti yang disarankan. Namun setelah kedua hal di atas telah Anda lakukan dan mulai menjalankan Firefox, maka yang Anda jumpai adalah pesan tadi. Lalu bagaimana penyelesaiannya ?

Kasus di atas seringkali terjadi karena Firefox berada pada kondisi lock. Jadi Anda perlu melakukan unlock. Caranya ? Hapus file lock dan .parentlock. Kedua file ini di sistem *NIX berada di ~.mozilla. Untuk kasus di FreeBSD saya, kedua file tersebut tepatnya berada di :

  • /usr/compat/linux/root/.mozilla/firefox/n5krnrt4.default/lock
  • /usr/compat/linux/root/.mozilla/firefox/n5krnrt4.default/.parentlock

Lalu Anda menjalankan Firefox :

  • # linux-firefox

Ok, sip. Firefox jalan dengan mulus. Ketika Anda telah selesai berselancar dengan Firefox tersayang, Anda menutupnya. Dan ketika membukanya kembali, kejadian semula berulang. Hal ini terjadi karena Firefox kembali terkunci karena Firefox secara otomatis menciptakan kedua file di atas. Jadi Anda harus menghapus keduanya kembali sebelum menjalankan Firefox. Tentu hal ini terasa tidak nyaman. Ada baiknya Anda membuat sebuah file script executable : 

  • # edit /usr/local/bin/linfox
  • Tuliskan script berikut :

    #!/bin/sh
    rm /usr/compat/linux/root/.mozilla/firefox/n5krnrt4.default/lock
    rm /usr/compat/linux/root/.mozilla/firefox/n5krnrt4.default/.parentlock
    linux-firefox

  • Lalu jalankan : # linfox

FreeBSD…sungguh, tak ada alasan untuk berpaling darimu.

Firefox Logo from http://www.whichbrowser.net
& FreeBSD Logo from http://www.forat.info

 Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

 

Simple, FreeBSDDecember 13, 2007 2:37 pm

Ada kalanya ketika melakukan instalasi suatu paket aplikasi melalui /usr/ports mengalami kendala karena ketergayutan paket aplikasi tersebut dengan aplikasi lainnya. Sebagai contoh di sini adalah instalasi paket Firefox di bawah Linux Emulator [bukan native]  pada FreeBSD 6.2, yang di port dikenal dengan /usr/ports/www/linux-firefox. Sebelum mem-build suatu port, Anda perlu membaca Makefile-nya. Dari sana Anda bisa melihat dependensi suatu port.

# cd /usr/ports/www/linux-firefox
# edit Makefile

# New ports collection makefile for:    linux-firefox
# Date created:                         2004-09-17
# Whom:                                 voisine
#
# $FreeBSD: ports/www/linux-firefox/Makefile,v 1.43 2007/12/05 10:08:06 sat Exp $
#

PORTNAME=       firefox
PORTVERSION=    2.0.0.11
CATEGORIES=     www
MASTER_SITE_SUBDIR?=    firefox/releases/${PORTVERSION}/linux-i686/en-US

MAINTAINER=     infofarmer@FreeBSD.org
COMMENT=        Web browser based on the browser portion of Mozilla

.include "${.CURDIR}/../linux-seamonkey/Makefile.common"
.include <bsd.port.mk>

Pada baris kedua dari bawah dari file Makefile di atas, terlihat disebutkan dependensi-nya. Baiklah, berarti kita membutuhkan paket aplikasi linux-seamonkey :
  • # cd /usr/ports/www/linux-seamonkey
  • # make install clean
Selanjutnya kita bisa kembali meneruskan instalasi paket linux-firefox via port :
  • # cd /usr/ports/www/linux-firefox
  • # make install clean
  • Hasilnya, dari Shell di XDesktop, ketik # linux-firefox maka akan tampil :

     

    Dan tentu saja Anda juga bisa membukanya dari K Menu, Internet dari KDE. Bagi Firefox under Emulator Linux ini, website dengan plugin Adobe Flash Player, ayo aja. Tapi sayang, sejak 1 April 2006, EULA dari Macromedia menyatakan :

    You may not use the Software on … (D) any operating system that is not an Authorized Operating System.

    dan FreeBSD bukanlah Authorized Operating System yang dimaksud. Macromedia…SUCK !

FreeBSD…Commited 2 U.

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

Simple, FreeBSDDecember 12, 2007 9:36 pm

 

Pada kesempatan ini kita akan melakukan proses instalasi versi native [bukan versi linux emulator]-nya. Opera versi native memiliki kompatibilitas yang lebih baik karena terpasang secara langsung di FreeBSD, namun sampai release 9.24 masil belum disertakan plugin Adobe Flash Player. Yang versi linux emulator, kita bisa pasangkan plugin Adobe Flash Player. Karena saya gak suka bertandang ke situs-situs yang mengandung flash, maka plugin ini relatif tidak saya butuhkan.

Baiklah, kita mulai prosesnya :

  • Download Opera-nya dari sini. Ambil yang FreeBSD 6.x (Shared)    5.2 MB
  • # mkdir /usr/data
  • # cp opera-9.24-20071015.4-shared-qt.i386.freebs-en.tar.gz /usr/data
  • # tar xvfz opera-9.24-20071015.4-shared-qt.i386.freebs-en.tar.gz
  • # cd opera-9.24-20071015.4-shared-qt.i386.freebs-en
  • # ./install.sh
  • Jawab semua dua pertanyaan interaktif yang muncul dengan  y atau yes
  • Eksekusi opera dari X Desktop # opera
  • Maka yang akan muncul :

  • Bila masih pertama kali kita jalankan, Opera memunculkan pertanyaan letak path pluginnya. Arahkan path plugin-nya ke : /usr/local/share/opera/plugins :

Memang ada yang lebih bagus dari FreeBSD ? Yang lebih mahal banyak !

Opera Logo from http://weblabor.hu

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

Simple, FreeBSD 8:37 am

Untuk melakukan upgrade port-port yang ada, Anda bisa menggunakan utility portupgrade. Jika portupgrade belum terinstall di sistem FreeBSD Anda, ikuti langkah berikut :

  • # cd /usr/ports/sysutils/portupgrade/
  • # make install clean

Perlu kiranya Anda mem-backup database paket-paket yang ada sekarang :

  • # cd /var/db
  • # tar cvfz var.db.pkg.tgz pkg maka segala paket yang telah terinstall akan disimpan di direktori /var/db/pkg

Terkadang beberapa versi dari satu aplikasi terinstall pada satu port yang sama. Dan ini sungguh tidak efisien bahkan sangat tidak perlu, karena pada dasarnya aplikasi dengan versi terakhir adalah penyempurnaan dari versi sebelumnya. Untuk keperluan ini kita bisa menggunakan tool pkgdb yang merupakan sebuah tool ikutan dari portupgrade.

# /usr/local/sbin/pkgdb -F
—>  Checking the package registry database
[Rebuilding the pkgdb <format:dbm_hash> in /var/db/pkg … - 114 packages found (-0 +114) …………………………………………………………………………………………………… done] 

Tibalah saatnya untuk meng-upgrade semua port yang ada : 

# /usr/local/sbin/portupgrade -ra
[Updating the portsdb <format:dbm_hash> in /usr/ports … - 13306 port entries found ………1000………2000………3000………4000………5000………6000………7000………
8000………9000………10000………11000………12000………13000… ….. done]

Selesai sudah. FreeBSD…always in my heart.

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa
Simple, FreeBSDDecember 11, 2007 4:15 am

Mengambil source menggunakan cvsup. Jika pada FreeBSD Anda belum ada cvsup, Anda bisa menginstalnya via port :

# cd /usr/ports/net/cvsup-without-gui
# make install clean
# edit /usr/share/examples/cvsup/stable-supfile

rubah dua baris yang ini :

*default host=CHANGE_THIS.FreeBSD.org menjadi *default host=cvsup11.freebsd.org
*default release=cvs tag=RELENG_6 menjadi *default release=cvs tag=RELENG_6_2

Catatan :

  • Baris pertama menentukan server mirror FreeBSD tempat pengambilan source. Saya pilih cvsup11.freebsd.org karena server mirror ini biasanya running well. Daftar server mirror FreeBSD selengkapnya ada di sini.
  • Baris kedua menunjukkan bahwa yang mau kita ambil adalah source FreeBSD 6.2

Setelah selesai mengambil source, sebaiknya Anda baca file /usr/src/UPDATING dengan cara :

# edit /usr/src/UPDATING 

karena dari sana Anda bisa membaca langkah-langkah yang seharusnya Anda lakukan untuk keperluan-keperluan upgrade yang berbeda. Berikut adalah langkah-langkah yang saya rujuk dari file di atas dengan sedikit variasi untukkeperluan efisiensi dan didedikasikan untuk keperluan upgrade dari 6.0 ke 6.2 :

  • Masuk ke direktori source : # cd /usr/src
  • Melegakan ruang direktori source dengan membuang sampah instalasi sebelumnya : # make cleanworld
  • Mem-build dan meng-install semua source yang telah diambil di sistem yang sekarang berjalan : # make buildword lalu dilanjutkan mengacu dengan konfigurasi kernel yang di sini, lakukan # make kernel KERNCONF=LATIH
  • Lalu Anda perlu reboot ke mode single user
  • Mounting yang diperlukan  : # mount -uw lalu # mount -at ufs
  • Lalu # mergemaster -p
  • Kemudian # make installworld
  • Dan berikutnya # make delete-old
  • Akhiri proses instalasi dengan melakukan sinkronisasi file-file di direktori /etc versi lama dengan versi setelah upgrade dengan memanfaatkan utilitas mergemaster :# mergemaster
  • Untuk setiap pertanyaan interaktif yang ada, pilih opsi (d)
  • Tentu saja, Anda perlu reboot : # reboot
  • Bersih-bersih sampah selama proses upgrade : # cd /usr/src lalu # make clean terus # cd /usr/ports kemudian # make clean

OK, demikian dulu posting kali ini. Seluruh langkah di atas bukan hanya teori tapi telah dipraktekkan dan sukses.

FreeBSD…T.O.P.B.G.T !

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

FreeBSD, SelinganDecember 10, 2007 4:29 pm

Sewaktu melakukan fetching, windows ssh saya buka agak tanggung. Lalu tampaklah kebetulan yang indah berikut :

 

FreeBSD…sometimes looks so beautiful.

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

Simple, FreeBSD 6:05 am

Suatu saat Anda berkeinginan login ke mode single user tapi FreeBSD Anda booting dengan konfiigurasi /boot/loader.conf-nya menggunakan autoboot_delay="-1" dan beastie_disable="YES", sehingga Anda sulit masuk ke boot prompt, maka Anda bisa memanfaatkan fasilitas nextboot, caranya :

# nextboot -0 "-s" -k kernel

Kalau Anda sudah selesai dengan segenap keperluan dengan mode single user dan menginginkan kembali ke mode normal, langkah-langkahnya :

  • # mount -uw
  • # mount -at ufs
  • # edit /boot/nextboot.conf lalu hapus baris kernel_options="-s"

maka pada booting selanjutnya, Anda akan masuk ke mode normal dan FreeBSD tetap autoboot tanpa delay serta tanpa  beastie menu.

FreeBSD…Forever !

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

 

Simple, FreeBSDDecember 9, 2007 9:16 pm

Untuk suatu keperluan, terkadang kita perlu login dengan -s [single user mode]. Setelah login, tiba-tiba semua file tidak bisa di-edit [Read Only]. Bagaimana caranya agar kendala ini teratasi ?

  1. # mount -uw
  2. # mount -at ufs
  3. Silahkan di-edit file yang diinginkan : # edit /etc/boot/nextboot.conf

FreeBSD…hah !

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

Simple, FreeBSD 6:58 am
  1. Instalasi via port :
    • # cd /usr/ports/www/firefox
    • # make install
  2. Menjalankan Firefox :

FreeBSD…so easy, so cool !

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa

Simple, FreeBSDDecember 8, 2007 9:42 am

Apa itu TightVNC [Virtual Network Computing] tidak saya bahas di sini. Anda bisa mengunjungi http://www.tightvnc.com/. Skenario yang saya guakan di sini adalah memakai FreeBSD sebagai platform dari server dan Windows XP sebagai client. Ada dua sisi yang perlu ditangani, yakni server dan client. Pertama-tama dari kita menangani sisi server-nya terlebih dahulu :

  1. Instalasi software TightVNC Server di FreeBSD :
    • cd /usr/ports/net/tightvnc
    • make install
  2. Jika belum terpasang desktop KDE, Anada perlu meng-install desktop KDE [kecuali Anda cukup nyaman dengan desktop default yaitu twm] :
    • cd /usr/ports/x11/kde3
    • make install
  3. Mengganti default desktop dari twm ke KDE :
    • edit /root/.vnc/xstartup
    • Ganti tvm dengan /usr/local/bin/startkde
  4. Menjalankan service vncserver :
    • cd /usr/X11R6/bin
    • ./vncserver
    • Isikan password untuk membuka koneksi jika ditanyakan
  5. Menghentikan service vncserver :
    • ./vncserver -kill :1

Selanjutnya penanganan sisi client :

  1. Download program TightVNC Viewer di sini : http://downloads.sourceforge.net/vnc-tight/tightvnc-1.3.9_x86_viewer.zip
  2. Jalankan :

  3. Hasilnya :

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa