Network File System [NFS] merupakan sistem file yang memanfaatkan sistem file dari komputer server sebagai sistem file komputer client dalam jaringan komputer sesama UNIX base. Atau singkatnya : file Sharing sesama komputer UNIX base. Fitur ini secara default sudah di-support oleh FreeBSD, jadi yang kita perlukan hanya melakukan konfigurasi di kedua komputer yang saling bertukar pakai file ini.
Misalnya IP server 192.168.1.252 dan IP client 192.168.1.33, maka konfigurasi komputer servernya adalah seperti berikut ini :
-
# edit /etc/rc.conf
tambahkan baris-baris berikut :
rpcbind_enable="YES"
nfs_server_enable="YES"
mountd_flags="-r" -
Buat file /etc/exports yang isinya :
/share -maproot=root 192.168.1.33
pada contoh ini direktori di server yang disharing adalah /share dan yang diijinkan mengaksesnya adalah komputer client dengan IP 192.168.1.33. Opsi -maproot=root berarti mengijinkan user root di komputer client untuk mengakses direktori /share di server secara penuh sebagaimana biasanya hak akses root. Opsi-opsi yang lain bisa Anda pelajari sendiri dengan membaca manual exports : # man exports
-
# reboot
Selanjutnya konfigurasi client :
-
Buat direktori penampung : # mkdir /dataku
-
# edit file /etc/fstab lalu tambahkan baris :
192.168.1.252:/share /dataku nfs rw 1 1
-
Bila ingin memastikan bahwa komputer client bisa melakukan mounting direktori dari server [tidak ada gangguan pada jaringan maupun teknis sintaks konfigurasi terutama yang berkenaan dengan hak akses] atau Anda hanya memerlukan mengakses direktori di server secara insidental, maka Anda bisa memberikan perintah berikut :
# mount 192.168.1.252:/share /dataku
-
# reboot
Maka setiap kedua komputer di atas terkoneksi, direktori /share di server akan otomatis bisa diakses di client sebagai direktori /dataku.
FreeBSD…wuih !
Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa
wah blognya keren
Handaru berkata,
Semoga bermanfaat.
Comment by aLe — January 1, 2008 @ 12:44 pm