Pada bagian ini akan dijelaskan komponen-komponen yang menyusun suatu dokumen yang diformat dengan XML. Cara termudah dan tercepat untuk mempelajari sesuatu yang bersifat teknis adalah belajar dari contoh :

File koleksi_light19.xml

<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″ standalone=”yes”>
<daftar> 
     <buku>     
          <kode>B1</kode>
          <judul>Pemrograman Cross-Platform XMLRPC dengan Delphi</judul>
          <penulis>Dody Wicahyo Yudy Handaru Sakti</penulis>
          
<penerbit alamat=”Yogyakarta”>ANDI Offset</penerbit>
     
</buku>
     <cd>
          <kode>V1</kode>
          
<judul>Contoh Program Buku : Pemrograman Cross-Platform XMLRPC dengan Delphi</judul>
         
<penulis>Dody Wicahyo Yudy Handaru Sakti</penulis>
          
<penerbit alamat=”Yogyakarta”>ANDI Offset</penerbit>
     
</cd>
</daftar>
<!- Ini daftar koleksi Perpustakaan Light19 - ->

Kita akan mulai membahas satu per satu komponen-komponen file di atas :

  • <?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″ standalone=”yes”> memberi arti bahwa dokumen ini dibuat dengan aturan XML versi 1.0. Baris ini boleh untuk tidak ditulis namun dianjurkan oleh W3C untuk memudahkan aplikasi seperti web browser dalam memproses pembacaan dokumen ini. Encoding menunjukkan bahwa file XML ini ditulis dengan kode UTF-8. Kode UTF-8 dan UTF-16 adalah kode-kode yang wajib didukung oleh semua aplikasi yang memproses dokumen XML. Untuk kode-kode yang lain tidak dibahas disini. Pernyataan standalone=”yes” mengandung arti bahwa dokumen ini berdiri sendiri tidak tergantung pada file lain. File pendukung biasanya berupa file DTD (Document Type Definition). DTD tidak dibahas disini karena tidak perlu karena hanya berfungsi sebagai pemeriksa ke-valid-an file xml. Jadi suatu dokumen xml tetap bisa berjalan tanpa disertakan DTD asalkan kaidah penulisannya sudah benar. Tentu ini bukan suatu masalah yang rumit karena kebanyakan dokumen XML di-generate oleh program aplikasi (dalam buku ini oleh aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman Delphi). Jadi kemungkinan salah format sangat kecil. Penulisan baris pertama ini tidak boleh terbalik urutannya, misalnya kita ubah menjadi : <?xml version=”1.0″ standalone=”yes” encoding=”UTF-8″>,  
  • Elemen adalah bagian dari suatu dikumen XML yang terdiri dari tag pembuka, tag penutup dan semua yang berada diantara keduanya. Jadi :

             <?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″ standalone=”yes”>
             <daftar> 
                  <buku>     
                       <kode>B1</kode>
                       <judul>Pemrograman Cross-Platform XMLRPC dengan Delphi</judul>
                       <penulis>Dody Wicahyo Yudy Handaru Sakti</penulis>
                       <penerbit alamat=”Yogyakarta”>ANDI Offset</penerbit>
                  </buku>
                  <cd>
                       <kode>V1</kode>
                       <judul>Contoh Program Buku : Pemrograman Cross-Platform XMLRPC dengan Delphi</judul>
                       <penulis>Dody Wicahyo Yudy Handaru Sakti</penulis>
                       <penerbit alamat=”Yogyakarta”>ANDI Offset</penerbit>
                  </cd>
             </daftar>
             <!- Ini daftar koleksi Perpustakaan Light19 - ->

             adalah elemen,

             <buku>     
                  <kode>B1</kode>
                  <judul>Pemrograman Cross-Platform XMLRPC dengan Delphi</judul>
                  <penulis>Dody Wicahyo Yudy Handaru Sakti</penulis>
                  <penerbit alamat=”Yogyakarta”>ANDI Offset</penerbit>
             </buku>

             juga merupakan elemen.

             <kode>B1</kode> 

             merupakan contoh elemen terkecil yang menyusun dokumen XML ini.

  • Sebuah file XML paling tidak harus terdiri dari satu elemen. Nama tag boleh dibuat sesuka kita tidak seperti seperti HTML yang nama tag-nya telah ditentukan misalnya tag <body> yang menunjukkan bahwa ini adalah tag pembuka dari elemen body suatu file HTML. Namun demikian ada beberapa karakter yang tidak boleh digunakan seperti : >, <, &, ", ‘. Bagaimana jika misalnya nama penulis adalah Dody sakti ? W3C telah menyiapkan kemungkinan ini sehingga menyediakan Entity Reference untuk mengkodekan beberapa karakter :  

 Karakter

 Entity Reference

<

(&)lt;

>

(&)gt;

&

(&)amp;

(&)quit;

(&)apos;

  • <!- Ini daftar koleksi Perpustakaan Light19 - -> adalah komentar. Komentar adalah bagian program yang tidak dijalankan oleh aplikasi. Kehadiran komentar hanya untuk keperluan dokumentasi,
  • Kita dapat menambahkan atribut pada sebuah tag dengan tujuan untuk menempatkan informasi ke sebuah elemen. Misalnya : <penerbit alamat=”Yogyakarta”>ANDI Offset</penerbit>. Atribut pada suatu tag bisa lebih dari satu. Nilai pada atribut harus diapit oleh tanda petik, bisa petik dua maupun petik satu.

Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa