Pada umumnya fungsi memerlukan masukan yang dinamakan sebagai argumen atau parameter. Masukan ini selanjutnya diolah atau dimanupulasi oleh fungsi. Hasil akhir fungsi berupa sebuah nilai (disebut nilai keluaran fungsi atau nilai balik atau return dari suatu fungsi).
Tidak ada suatu pernyataan di luar fungsi yang dapat mengakses bagian dalam fungsi selain melalui parameter atau melalui variabel eksternal. Misalnya melakukan goto dari pernyataan di luar fungsi ke pernyataan di dalam fungsi tidaklah diperkenankan.
Bentuk umum definisi suatu fungsi adalah sebagai berikut :
penentu_tipe nama_fungsi (daftar_parameter)
deklarasi_parameter
{
tubuh_fungsi;
}
dengan penentu_tipe (untuk menentukan tipe keluaran fungsi) dapat berupa salah satu tipe data yang ada di C. Kalau penentu_tipe fungsi tidak disebutkan, maka akan dianggap sebagai int (integer).
Sebuah fungsi yang sederhana, bisa saja tidak mengandung parameter sama sekali dan tentu saja untuk hal ini deklarasi parameter juga tidak diperlukan. Sebagai contoh :
inisialisasi()
{
return(0);
}
pada fungsi di atas :
- penentu_tipe tidak disebutkan, berarti keluaran fungsi bertipe int (integer),
- inisialisasi adalah nama fungsi,
- tanda () sesudah nama fungsi menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki parameter,
- tanda { dan } menyatakan awal dan akhir dari tubuh fungsi,
- return(0); merupakan sebuah pernyataan dalam tubuh fungsi yang dalam hal ini juga bertindak sebagai keluaran fungsi yang bertipe int yaitu angka 0,
- di dalam C tidak dikenal prosedur karena prosedur pada hakekatnya adalah fungsi tanpa nilai balik/keluaran.
Perusahaan Software Pulsa